Kamis, 28 November 2024

Fitur-Fitur Hotspot Mikrotik

Tidak ada habisnya kalau mengulas implementasi fitur-fitur Mikrotik. Salah satu dari sekian banyak fitur yang banyak digunakan adalah Hotspot.


Sudah banyak yg mengimplementasikan fitur Hotspot Mikrotik di lapangan, mungkin anda salah satunya.

Kebanyakan orang menyebut jika terdapat akses internet yg di sebarkan via wireless di public area (cafe,mall,dsb) itu adalah layanan Hotspot, Sedangkan sebenarnya Hotspot di Mikrotik adalah sebuah system untuk memberikan fitur autentikasi pada user yang akan menggunakan jaringan. Jadi untuk bisa akses ke jaringan, client diharuskan memasukkan username dan password pada login page disediakan.

Dari penjelasan diatas, berarti Hotspot tidak hanya menunjuk ke jaringan wireless saja. Fitur Hotspot ini bisa diterapkan di semua tipe interface jaringan seperti ethernet base.

Hotspot Network

Untuk membangun sistem authentikasi pada Hotspot, sebenarnya Hotspot merupakan gabungan dari fungsi Proxy, Firewall, DNS, DHCP dan lain-lain. Tetapi anda untuk membuat sebuah hotspot server tidak perlu khawatir akan kekomplekan fungsi tersebut karena di Mikrotik anda diberikan "Bantuan" dalam bentuk Setup Wizard untuk membuatnya.

Selain authentikasi, Hotspot pada Mikrotik juga mempunyai banyak fitur yang cukup menarik untuk diimplementasikan di jaringan anda. Fitur apa saja itu, mari kita ulas :

Limitasi
Dengan menggunakan hotspot server di jaringan anda, anda nanti bisa melakukan limitasi berdasarkan berapa lama user akses jaringan (uptime), kecepatan akses (data rate), banyak data yang sudah digunakan (quota based), bahkan kebijakan policy firewall.
Limitasi ini bisa diterapkan per user atau mungkin per group dari jaringan anda.


Plug n Play Connectivity

Apakah anda pernah mengalami repotnya merubah-rubah IP setiap terkoneksi ke jaringan wireless orang lain? Atau mungkin ada kasus di perangkat User memiliki security yang mengakibatkan user tersebut tidak diijinkan merubah-rubah IP pada perangkatnya? Dengan menggunakan Hotspot Server, anda tidak perlu mengkhawatirkan hal itu lagi. User bisa menggunakan sembarang IP statik di perangkatnya atau DHCP, nanti secara otomatis Hotspot server akan melakukan one to one nat agar client tersebut bisa akses ke jaringan kita.



Bypass
Normalnya, semua koneksi dari berbagai perangkat yang ada dijaringan Hotspot kita akan diblock sebelum melakukan login / autentikasi ke hotspot server. Tetapi tidak semua perangkat bisa melakukan sistem autentikasi tersebut, misalnya : Printer server, IP Cam, VoIP server dan sebagainya. Atau ada user VIP yang memang istimewa tidak perlu melakukan login.

Untuk perangkat-perangkat yang ingin anda bypass , tidak perlu melakukan login untuk akses ke jaringan, anda bisa menggunakan fitur yang namanya IP Binding.



Atau bisa juga anda mempunyai kebijakan, untuk mengakses resource di jaringan lokal anda sendiri (halaman web perusahaan / web server, mail server, file server dan sebagainya) tidak perlu melakukan login. Tetapi pada saat user ingin akses ke internet (misalnya browsing ke yahoo, facebook dan sebagainya) baru anda minta user tersebut untuk melakukan login. Fitur yang bisa anda gunakan untuk hal tersebut dinamakan Walled Garden



Advertisement
Dengan menggunakan fitur advertisement pada Hotspot server, anda bisa menampilkan popup halaman sebuah web ke user anda dan popup-popup yang akan muncul bisa anda atur intervalnya.



Trial User
Mungkin bagi anda yang berkecimpung di dunia jasa layanan internet, ingin memberikan masa trial / uji coba ke calon pelanggan anda, dengan tujuan meyakinkan kualitas jaringan anda. Nah, di Hotspot server ini terdapat fungsi trial yang memungkinkan user tidak perlu melakukan login sampai batas waktu yang ditentukan. Setelah itu baru user diwajibkan untuk melakukan login.
Biasanya dilapangan fungsi trial ini dikombinasikan dengan fungsi advertisement sebelumnya untuk membuat ajang promosi didalam layanan jasa internet 



Voucher
Sudah pernah membeli voucher pulsa GSM? atau mungkin layanan internet di hotel-hotel yang mengharuskan kita meminta voucher di petugas?
di Hotspot Mikrotik, anda juga bisa membuat sistem voucher prabayar untuk calon pelanggan jasa internet anda. Anda tentukan harga dan jenis / detil limitasinya, nanti setiap ada calon pelanggan yang datang anda tinggal generate voucher yang akan berisi custom username dan password.



Bagaimana? cukup banyak fitur didalam hotspot yang bisa kita gunakan untuk menarik minat calon pelanggan kita bukan? Di artikel ini kami memang tidak akan membahas bagaimana cara membuat hotspot server, tetapi jika anda tertarik Cara membuat Hotspot server pada Mikrotik bisa dilihat pada artikel berikut http://wiki.mikrotik.com/wiki/Hotspot_server_setup

Silahkan dicoba dan rasakan sendiri fitur-fitur hotspot yang ada pada router Mikrotik 


Sumber dari citraweb.com

Setting Dasar Hotspot Mikrotik

Router Mikrotik memiliki banyak fitur, salah satu fitur yang cukup populer dan banyak digunakan adalah Hotspot. Kita sering menemukan sinyal internet wifi yang di password. Jadi jika ingin mengakses wifi tersebut harus tahu password-nya terlebih dahulu. Namun berbeda dengan Hotspot, kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user bisa connect dan akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user bisa login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di Kampus, wifi Cafe, Sekolah, Kantor, maupun area publik lainnya.

Sebenarnya hotspot tidak hanya bisa diaplikasikan untuk jaringan wireless saja, namun juga bisa untuk jaringan kabel. Kelebihan Hotspot adalah kita dapat mengkonfigurasi jaringan yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. Kita juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Hotspot merupakan fitur gabungan dari berbagai service yang ada di Mikrotik, antara lain :

  • DHCP server, digunakan untuk memberi layanan IP otomatis ke user
  • Firewall NAT, untuk mentranslasi IP user ke IP yang bisa dikenali ke internet
  • Firewall filter, untuk memblock user yang belum melakukan login
  • Proxy, untuk memberikan tampilan halaman login
  • dan sebagainya
Tetapi beruntungnya, service-service tersebut tidak perlu kita buat secara manual. Bagaimana langkahnya, bisa dijabarkan sebagai berikut :

Buka di menu IP > Hotspot > Hotspot Setup.

Dengan menekan tombol Hotspot Setup, wizard Hotspot akan menuntun kita untuk melakukan setting dengan menampilkan kotak-kotak dialog pada setiap langkah nya.

Langkah pertama, kita diminta untuk menentukan interface mana Hotspot akan diaktifkan. Pada kasus kali ini, Hotspot diaktifkan pada wlan1, dimana wlan1 sudah kita set sebagai access point (ap-bridge). Selanjutnya klik Next.

Jika di interface wlan1 sudah terdapat IP, maka pada langkah kedua ini, secara otomatis terisi IP Address yang ada di wlan1. Tetapi jika belum terpasang IP, maka kita bisa menentukan IP nya di langkah ini. Kemudian Klik Next.

Langkah ketiga, tentukan range IP Address yang akan diberikan ke user (DHCP Server). Secara default, router otomatis memberikan range IP sesuai dengan prefix/subnet IP yang ada di interface. Tetapi kita bisa merubahnya jika dibutuhkan. Lalu klik Next.

Langkah selanjutnya, menentukan SSL Certificate jika kita akan menggunakan HTTPS untuk halaman loginnya. Tetapi jika kita tidak memiliki sertifikat SSL, kita pilihl none, kemudian klik Next

Jika diperlukan SMTP Server khusus untuk server hotspot bisa ditentukan, sehingga setiap request SMTP client diredirect ke SMTP yang kita tentukan. Karena tidak disediakan smtp server, IP 0.0.0.0 kami biarkan default. Kemudian klik Next.

Di langkah ini, kita meentukan alamat DNS Server. Anda bisa isi dengan DNS yang diberikan oleh ISP atau dengan open DNS. Sebagai contoh, kita menggunakan DNS Server Google. Lalu klik Next.

Selanjutnya kita diminta memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisikan, nantinya setiap user yang belum melakukan login dan akan akses ke internet, maka browser akan dibelokkan ke halaman login ini. Disini DNS name sebaiknya menggunakan format FQDN yang benar. Jika tidak diisikan maka di halaman login akan menggunakan url IP address dari wlan1. Pada kasus ini, nama DNS-nya diisi "hotspot.mikrotik.co.id". Lalu klik Next.

Langkah terakhir, tentukan username dan pasword untuk login ke jaringan hotspot Anda. Ini adalah username yang akan kita gunakan untuk mencoba jaringan hotspot kita.

Sampai pada langkah ini, jika di klik Next maka akan muncul pesan yang menyatakan bahwa setting Hotspot telah selesai.

Selanjutnya kita akan mencoba mengkoneksikan laptop ke wifi hotspot yang sudah kita buat. Kemudian buka browser dan akses web sembarang (pastikan Anda mengakses web yang menggunakan protokol http, karena hotspot mikrotik belum mendukung untuk redirect web yang menggunakan https), maka Anda akan dialihkan ke halaman login hotspot seperti pada gambar berikut ini:

Untuk mencobanya, silahkan coba login dengan username dan password yang telah Anda buat pada langkah sebelumnya. Jika berhasil login maka akan membuka halaman web yang diminta dan membuka popup halaman status Hotspot.


Sumber dari citraweb.com

Cara Crimping Kabel LAN

 Kita akan melakukan crimping terhadap kabel UTP menggunakan konektor RJ-45 agar bisa digunakan untuk menghubungkan hardware komputer.

nah, sebelum kita mulai, bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah kabel utp, konektor RJ-45, dan Tang crimping dan kalo lebih bagus kalo kamu ada Lan Tester untuk menguji kabel, jika tidak, masih bisa menggunakan cara lain untuk menguji nya..

Kabel UTP memiliki beberapa warna di dalamnya, tujuan pemberian warna ini agar dalam pengiriman data dan transmisi paket dapat diminimalisisr adanya lost packet dan dapat mempercepat pengiriman packet – packet tersebut. Dalam jarak yang sangat dekat memang tidak mempengaruhi pengiriman data, namun untuk jarak yang jauh dapat dipastikan pengiriman data akan terganggu.

Kabel UTP terdiri dari 2 jenis, yaitu Straight dan Cross, kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang berbeda seperti menghubungkan PC ke Switch/Hub, dan kabel Cross digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang sama seperti dari PC ke PC, Laptop ke Laptop. Cara Crimping Kabel UTP Ke RJ-45

Untuk Membuat Kabel Straight, susunan warna yang digunakan adalah :
Sususan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
Sususan warna pada ujing 2 sama dengan ujung 1.

Untuk Membuat Kabel Cross, susunan warna yang digunakan adalah :
Susunan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
Susunan warna pada ujung 2 yaitu = Putih Hijau, Hijau, Putih Orange, Biru, Putih Biru, Orange, Putih Coklat, Coklat 

Supaya anda yakin bahwa pemasangan kabel ke konektor sudah ok lebih baik kalau anda juga memiliki cable tester seperti berikut ini. Perbedaan diatara dua testerdibawah ini adalah yang satu memakai satu led untuk satu pair sementara yang satu lagi satu led untuk satu kabel. Untuk pemula lebih mudah untuk mempergunakan yang type satu led per kabel karena anda tidak akan dibuat pusing. Kemudian tester yang lebih kecil adalah remote cable tester yang dipakai apabila kabel yang di test panjang dan kedua ujung nya tidak berdekatan (misalnya ada diruangan yang berbeda).

Cara penggunaannya adalah dengan memasang ujung kabel yang satu ke TX di cable tester yang besar kemudian set auto, kemudian di ujung yang lain kita pasang remote cable tester. Setelah itu anda cukup melihat remote cable tester saja. Apabila menyala berarti kabel terkoneksi dengan baik sementara apabila mati berarti kabel terputus.

Langkah-Langkah Crimping Kabel Lan :

1. Kupas kulit kabel selebar 2 cm.
2. Susun rapi delapan kabel yang terdapat didalam sesuai dengan gambar dan penjelasan diatas.
3. Luruskan kabel yang masih kusut.
4. Ratakan ujung kabel dengan memotong nya menggunakan tang crimping.
5. Setelah yakin urutan warna benar dan ujung kabel sudah rata, masukan kabel kedalam konektor RJ-45 , pastikan ujung kabel menyentuh ujung RJ-45, dan jepitlah menggunakan Tang Crimping.
6. Setelah menyelesaikan kedua ujung kabel, uji menggunakan Lan tester, jika semua lampu menyala, berarti kabel tersebut telah di crimping dengan benar dan bisa digunakan.


Suber dari DiTekno.id

Management HIT & MISS Cache Proxy di Mikrotik

 Apa itu proxy ?

Proxy merupakan perangkat yang bersifat "middleman", yang bekerja diantara client & Server, bertugas menghadle transmisi request ataupun respon. Data yang melewati proxy, bisa diubah oleh proxy atau tidak diubah sama sekali, tergantung implementasi fitur dan kemampuan proxy.

Manfaat Proxy

  • Security : Proxy mampu melakukan pengecekan terhadap incoming response & outgoing request, sehingga memungkinkan untuk melakukan block paket yang tidak diharapkan
  • Caching : Menyimpan sementara data dari internet di storage, sehingga jika ada client lain yang hendak mengakses data yang sama, cukup mengambil data di cache. Dengan begitu, kita bisa menghemat bandwidth.
  • Perfomance : Pada kondisi tertentu, proxy dapat menurunkan latency beberapa data tlah di cache tidak perlu diakses langsung dari internet, cukup dari storage proxy yang masih dalam satu jaringan sehingga latency bisa lebih bagus.

Regular Proxy

Setting web proxy di mikrotik sebenarnya cukup mudah, masuk ke menu IP --> Web Proxy, kemudian pada tab "General", centang opsi "Enabled".

Karena kita akan mensetting agar proxy mikrotik menyimpan cache, centang opsi "Cache On Disk". Lalu tentukan "Max. Cache Size". Jika Anda menggunakan RouterOS versi 6.x, Anda juga bisa tentukan "Max. Cache Object Size".

"Max. Cache Size" adalah ukuran storage yang akan digunakan untuk menyimpan cache proxy. "Max. Cache Object Size" untuk menentukan maksimal besar object yang boleh disimpan di cache proxy. Jadi konfigurasi proxy, bisa seperti gambar berikut : 


Dengan konfigurasi diatas, mikrotik sudah berjalan sebagai regular proxy. Cek di tab status. pada reguler proxy, agar client bisa berinternet dengan proxy, perlu set browser terlebih dahulu.


Untuk cek cache apa saja yg tersimpan di proxy mikrotik, masuk ke menu IP -> Web Proxy -> Klik tombol "Cache Content". Akan terlihat konten dari internet yang sudah disimpan ke dalam storage proxy. Sehingga jika nanti ada user yang hendak mengakses konten yang sama, cukup mengambil konten yang tersimpan di storage prosy tanpa harus mengambil konten dari internet.


Transparent Proxy

Dengan reguler proxy, kalau misal setting satu persatu browser client sepertinya sangat tidak efisien. Kita bisa menjadikan proxy mikrotik sebagai Transparent Proxy. Artinya, setiap request dari browser akan dibelokkan ke port proxy. Secara default trafik HTTP browser menggunakan protokol TCP dengan port 80. Maka cara untuk menjadikan proxy kita sebagai transparent proxy adalah dengan memanfaatkan fitur nat.


Walaupun browser client tidak di set kearah proxy, dengan transparent proxy trafik HTTP tetap akan dibelokkan ke proxy. Jangan lupa set firewall agar proxy tidak digunakan oleh user dari internet karena proxy kita masih bersifat open proxy.


HIT & MISS Cache Proxy

Pengaturan HIT & MISS berlaku ketika kita menggunakan fitur caching pada web proxy dimana Web Proxy bertugas menyimpan data file yang  diakses user, dan memberikan kepada user berikutnya jika mengakses file yang sama.

  • Jika tersedia di cache, akan langsung diberikan ke client, disebut HIT, tanpa harus mendownload data dari internet.
  • Jika tidak tersedia, proxy akan meminta ke server, menyimpannya di cache, dan memberikan ke client disebut MISS

Dengan menggunakan penanda DSCP pada HIT konten, bisa bisa lebih leluasa dalam pengaturan bandwidthnya. Jika terjadi akses HIT di proxy, proxy akan memberikan nilai TOS = 4 (nilai 4 bisa diubah sesuai kebutuhan). Kemudian kita akan memanfaatkan fitur mangle untuk mengetahui data yg ditransmisikan apakah data HIT atau MISS berdasarkan nilai TOS ini. Pertama buat mangle untuk menandai paket HIT berdasarkan nilai TOS.


Selanjutnya buat mangle untuk paket yang bukan paket HIT. Paket yang bukan merupakan paket HIT adalah paket data yang memiliki DCSP (TOS) selain 4. maka kita berikan tanda ! pada parameter DSCP. Tanda ini berarti "kecuali" atau "selain".


Untuk traffic request, akan kita tandai sebagai trafik biasa, bukan paket HIT ataupun MISS. Traffic HIT & MISS hanya terjadi pada trafik respond.


Pengaturan mangle sudah selesai, selanjutnya kita akan melakukan limitasi berdasarkan mangle yang sudah kita buat, misal dengan Simple Queue. Kita akan membedakan limitasi bandwidth untuk traffic MISS dan HIT. Untuk traffic MISS, akan kita limit di 256 Kbps.


Sedangkan untuk yang HIT, limitasi bandiwtdh boleh anda atur sesuai kebutuhan anda karena tidak lagi menggunakan bandwidth internet. Data HIT diambil dari storage proxy sehingga tidak perlu mengambil data dari internet. Maka rule simple queue akan menjadi seperti berikut :

 

Dengan konfigurasi diatas, ketika client mengakses data dimana data tersebut belum tersimpan dalam storage cache proxy (MISS), maka akan dilimit maksimal bandwidth yang boleh digunakan adalah 256 Kbps. Sedangkan keitka client mengakses data yang ternyata sudah tersimpan dalam cache proxy (HIT), maka boleh menggunakan bandwidth sampai 100Mbps.


Sumber dari citraweb.com

Rabu, 27 November 2024

Mengenal Apa itu Jaringan Fiber Optik, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan

 


Jaringan Fiber optik adalah media transmisi fisik penyalur informasi yang mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya dengan konsep hukum optik. Fiber optik beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi, yang umumnya dipakai untuk menghubungkan dua poin network dengan daya besar.

Perkembangan teknologi semakin progresif yang mana hal ini dipengaruhi oleh kebutuhan akan traffic dalam pemakaian jasa telekomunikasi, baik itu dari segi kuantitas maupun kualitas. Sistem yang berusaha dibangun berproyeksi pada tujuan dasar yakni untuk menemukan media transmisi yang dapat menyalurkan informasi sebanyak mungkin dalam waktu yang bersamaan.

Upaya pemenuhan media transmisi tersebut mendorong pemikiran dan perencanaan untuk menyediakan suatu metode dengan konsep “High Speed Connection”. Hingga lahirlah sebuah terobosan baru bernama kabel fiber optik.

Secara bertahap moda transmisi serat optik menggantikan manfaat kabel logam berbahan tembaga atau alumunium, dengan segala varietas keunggulan dari kabel fiber optik. 

Apa saja keunggulan dari kabel fiber optik? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Jaringan Fiber Optik?

Secara sederhana, kabel fiber optik adalah kabel yang digunakan untuk mengubah sinyal listrik menjadi cahaya, yang selanjutnya dialirkan dari sebuah titik (node) kepada node yang lain.

Sinyal dari fiber optik diubah kedalam bentuk cahaya melalui transmitter, untuk mengantarkan informasi data menggunakan pulsa cahaya. Transmitter adalah sebuah perangkat yang menjadi wadah awal penerimaan informasi data yang dikirimkan ke fiber optik. Transmitter pada kabel fiber optik umumnya menggunakan LED (Light Emitting Diode) atau laser.

Komponen kabel optik terdiri dari gelas silika yang mana unsur kebeningan dan kemurniannya dapat menahan cahaya dalam serat optik, karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias udara. Strukturnya ditopang oleh empat silinder berbeda ukuran, yaitu:

  1. Core (inti), sebagai pusat transmisi gelombang cahaya;
  2. Cladding (selimut), sebagai pengarah gelombang cahaya;
  3. Coating (pelapis), plastik elastis yang melindungi core dan cladding; kemudian
  4. Outer Jacket (pelapis luar), pembungkus luar kabel.

Sejarah Kabel Fiber Optik

Jaringan fiber optik pertama kali dipatenkan oleh kumpulan peneliti yaitu Robert Maurer, Donald Keck, dan Peter Schultz. “Optical Waveguide Fibers” mampu membawa informasi 65.000 kali lebih banyak daripada kabel tembaga, dimana informasi yang dibawa oleh pola gelombang cahaya tersebut dapat diterjemahkan kepada suatu tujuan dalam ribuan mil jauhnya.

Hingga kini, metode dan bahan komunikasi fiber optik yang telah diciptakan membuka jalur pintu menuju komersialisasi fiber optik, beranjak dari zaman “layanan telepon jarak jauh” menuju penyebaran informasi berbasis internet.

Anatomi kabel fiber optik terbuat dari serat kaca beserta uraian plastik yang lebih halus dari rambut manusia, ketebalannya kurang lebih 120 mikrometer. Berbeda dengan kabel berbahan dasar tembaga, kabel fiber optik tahan terhadap gangguan.

Indeks bias kabel fiber optik sama dengan kecepatan cahaya dalam ruangan hampa udara dibagi dengan kecepatan cahaya pada ruangan medium. 

Seperti yang diungkapkan oleh matematikawan Belanda Willebrord Snellius, bahwa apabila seberkas cahaya masuk pada ujung fiber optik (media transparan) dengan sudut kritis, dan sinar itu datang dari medium yang memiliki indeks bias lebih kecil dari udara, menuju inti fiber optik (kuartz murni) yang mempunyai indeks bias lebih besar, maka seluruh sinar akan merambat sepanjang inti fiber optik menuju ujung yang satu.

Dengan demikian cahaya yang dihasilkan dari dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias udara.

Fungsi Kabel Fiber Optik

Penemuan serat optik menjadi bagian penting pada kehidupan modern saat ini, dimana penciptaannya merupakan jalan pintas untuk pengiriman data berkecepatan tinggi. Tidak jarang sistem kabel fiber optik menjadi landasan dari jaringan utama, sebagai sebuah aliran pusat untuk melakukan transfer data dalam suatu backbone.

Contoh yang paling nyata dirasakan ialah implementasi 5G bagi keberlangsungan penyaluran informasi di Indonesia.  Walaupun ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri, karena infrastruktur jaringan fiber optik belum tersebar secara merata. 

Secara garis besar sebagai salah satu sistem penyalur komunikasi, kabel fiber optik memiliki kegunaan dalam membawa unsur—unsur penting dari setiap informasi melalui proses transmisi sinyal, yang dilakukan dengan cepat dan dalam kapasitas yang besar.

Jenis Kabel Fiber Optik

  1. Fiber Optik Single Mode (Step Index Single Mode)

Varian ini merupakan jenis fiber optik dengan fiber tunggal, yang mana diameternya antara 8,3 - 10 mikron dengan transmisi satu mode yang mengirimkan sinyal infrared. Sebaran nano untuk single mode ini memiliki garis tengah yang sempit dan mampu menyebarkan antara 1310 - 1550 nano. 

Perbedaannya dengan kabel jenis multimode ialah transmisinya yang lebih besar 50 kali lipat, intinya (core) lebih kecil sehingga dapat mengurangi distorsi yang diakibatkan oleh overlapping cahaya.

  1. Fiber Optik MultiMode (Step Index Multi Mode)

Diameter core dari jenis kabel multi mode cukuplah besar yakni lebih dari 100 mikron, sehingga membuat sinyal digital dapat melewati rute utama tanpa harus melewati jalan yang berliku. Fiber optik multimode lebih cocok bagi transmisi jarak pendek atau singkat dengan kecepatan yang rendah, dikarenakan agar mencegah overlap batas bandwidth

Model kabel ini juga menghantarkan sinar laser infrared dengan panjang gelombang antara 850 – 1300 nanometer.

  1. Fiber Optik Multimode Grade Index (Graded Index Multi Mode)

Fiber optik graded index merupakan gabungan single mode dengan multimode step index. Material core pada jenis ini terisi oleh refraksi indeks yang membuat cahaya bergerak lebih pelan pada porosnya, dimana hasil dari sinyal digital mengalami distorsi yang minim. Diameter core antara 30 mm sampai dengan 60 mm. 

Kelebihan Jaringan Kabel Fiber Optik

Transmisi dengan fiber optik memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kabel tembaga maupun teknologi nirkabel, beberapa diantaranya:

  1. Bandwidth Lebih Besar

Kecepatan maksimum transfer data yang melintasi jalur optik lebih besar dibandingkan dengan kabel tembaga atau kabel logam, sehingga data yang melalui proses transmisi akan lebih banyak pula. Salah satunya karena serat fiber optik memiliki sifat Numerical Aperture atau parameter yang merepresentasikan sudut penerimaan maksimum dimana berkas cahaya bisa diterima dan merambat dalam inti serat. Semakin besar Numerical Aperture maka semakin banyak jumlah cahaya yang diterima serat.

  1. Bebas Interferensi

Seperti yang kita ketahui, serat fiber optik terbuat dari kaca dengan pelapisan yang terbentuk dari kaca pula. Dikarenakan jaringan kabel fiber optik mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya layaknya fungsi cermin di dalam kabel. Sehingga fiber optik dapat mengurangi efek terhadap gangguan gelombang frekuensi elektrik, dengan rekomendasi tempat yang tinggi gelombang elektriknya.

Fiber optik juga kebal terhadap gempuran cuaca sehingga tidak gampang korosi, dan kuat terhadap electromagnetic noise yang dihasilkan dari perangkat radio, motor, dan kabel transmisi sekelilingnya.

  1. Jarak Tempuh

Sinyal yang ditransmisikan melalui kabel serat optik dapat menempuh jarak lebih jauh. Sinyal dapat berjalan sejauh 50 Km tanpa perlu melakukan regenerasi, hal tersebut dikarenakan jarak transmisi serat optik yang secara signifikan lebih besar daripada kendali media lainnya.

  1. Maintenance Murah

Kabel fiber optik memerlukan biaya perawatan yang relatif lebih murah, dibandingkan dengan kabel tembaga dengan panjang yang sama. Faktor lainnya ialah bobot yang lebih ringan, dan diameternya yang lebih tipis.

  1. Keamanan

Kabel fiber optik lebih kebal terhadap penyadapan daripada kabel tembaga, dikarenakan efek antena pada kabel tembaga yang dapat dengan mudahnya disadap. Kabel fiber optik juga tidak mudah terbakar karena tidak mengalirkan tegangan listrik.

Kekurangan Jaringan Kabel Fiber Optik

  1. Biaya Instalasi

Konektor pada kabel fiber optik beserta perlengkapan pendukungnya dalam proses instalasi cenderung lebih mahal dibandingkan dengan counterpart dari kabel berbahan tembaga. 

  1. Kompleksitas Material

Bahan yang cukup rumit membuat kabel fiber optik jadi sulit di potong, yang mana hanya dapat dipotong menggunakan cleaver tools (alat pemotong core agar rapi). Kemudian kabel fiber optik kurang tahan pada lengkungan, karena serat fiber beroperasi dengan menggunakan cahaya, apabila terlalu banyak lengkungan maka akan mengakibatkan efek pantul. Ketahanan sinyalnya juga dipengaruhi oleh kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal yang disalurkan pada kabel.

  1. Bersifat Satu Arah

Perambatan cahaya bersifat satu arah atau unidirectional light propagation pada serat optik, sehingga dibutuhkan dua kabel fiber optik apabila komunikasi ditujukan untuk dua arah.

Perangkat Pada Kabel Fiber Optik

  1. Patch Cord Kabel

Komponen ini merupakan jenis kabel fiber indoor yang memiliki keseluruhan panjang tertentu dengan ujung yang telah terpasang konektor, berfungsi sebagai penghubung antar perangkat. Seperti jenisnya, patch cord dipakai hanya didalam ruangan saja, dengan ragam pilihan konektor yang disesuaikan dengan kebutuhan.

  1. Adapter

Adapter digunakan sebagai penghubung kabel fiber optik satu dengan yang lain. Apabila disambungkan dengan konektor kabel fiber optik yang berbeda maka adapter yang dipakai haruslah berjenis hybrid atau special adapter. Macam-macam adapter yang umum ditemukan contohnya berjenis FC, SC, LC dan terakhir berjenis ST.

  1. Joint Closure

Perangkat ini berupa box dengan kegunaan untuk menaruh hasil sambungan dari kabel fiber optik. Ketika terdapat jaringan kabel fiber optik yang putus akibat terbakar atau terpotong, maka kabel tersebut akan disambung atau splicing, dan hasil sambungannya akan ditempatkan di dalam joint closure. Kapasitas dari joint closure beragam mulai dari yang terkecil 6 core sampai yang terbesar 256 core.

  1. Splitter

Splitter adalah komponen pasif yang bisa memisahkan daya optik dari satu input serat kedua hingga beberapa output serat. Passive Optical Network memiliki splitter yang terbilang pasif, dikarenakan optimasinya tidak bekerja pada daya yang digunakan oleh pelanggan yang jaraknya berbeda dari node splitter.

Cara Kerja Kabel Fiber Optik

Cara kerja fiber optik tentunya berbeda dengan kabel twisted pair maupun kabel coaxial. Material pelapisan dan unsur serat kacanya mengkonversi sinyal listrik untuk meminimalisir gangguan gelombang frekuensi elektrik. 

Hal ini memberikan dampak seperti  kapasitas informasi yang berhasil dikirimkan dalam jumlah besar, dan jarak penyaluran yang ditempuh dapat lebih jauh. Karena cahaya yang memantul dipantulkan lagi ke dalam jaringan kabel, dan menghasilkan total internal reflection

Artinya cahaya dipantulkan oleh serat (cladding) dengan sudut lebih rendah, karena cladding tidak menyerap cahaya dari inti (core).

Dengan kata lain, sebagian besar cahaya yang masuk dari ujung serat optik akan merambat dan melaju sepanjang serat kemudian keluar menuju ujung fiber optik. Sedikit sekali cahaya yang dapat keluar dari dinding serat karena semuanya digiring sampai ke ujung.

Kegiatan transmisi data menggunakan kabel jenis ini memerlukan alat tambahan berupa Light Emitting Diode atau LED, atau injection dan light detector seperti positive intrinsic negative (PIN) diode maupun avalanche photodiode (AVN).

Pada akhirnya, penggunaan kabel fiber optik dapat sangat menguntungkan bagi Anda, terutama perusahaan maupun rumah tangga yang membutuhkan stabilitas koneksi terbaik.

Mengapa Harus Menggunakan Fiber Optik?

Kendala yang dihadapi dalam memilih fiber optik hanyalah instalasi awal yang lebih menyita isi dompet, namun untuk harga perawatannya lebih bersahabat. Biar bagaimanapun, fiber optik telah hadir sebagai alternatif yang cukup efektif dalam dunia telekomunikasi.

Bayangkan saja, dengan menggunakan fiber optik Anda dapat menerima keuntungan yakni bandwidth yang berkapasitas besar dan transmisi data lebih banyak. Dimana data yang diterima langsung berupa digital, bukan data analog.

Selain itu, kabel fiber optik tahan terhadap interferensi dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, tahan terhadap cuaca ekstrim maupun gangguan elektromagnetik, dan memiliki isolasi ground yang baik. Fiber optik juga memiliki sinyal degradasi yang lebih kecil, dan tidak mudah terbakar.

 

Provider ISP Penyedia Layanan Fiber Optik (iForte Untuk Kebutuhan Kantor)

Fiber optik mampu menjangkau area yang lebih jauh dengan frekuensi yang lebih tinggi, kami di iForte memiliki teknologi Metro E yang didukung dengan jaringan kabel fiber optik yang unggul, digunakan sebagai akses jaringan yang stabil dan berkecepatan tinggi.

Untuk wilayah Jawa dan Bali, iForte telah berhasil membangun dan mengoperasikan kabel fiber optik sepanjang lebih dari 155.000 Km. Selain itu, iForte juga berhasil mengkoneksikan lebih dari 30.000 tower BTS dengan kabel fiber optik.

Pada area Jabodetabek, iForte telah berhasil membangun dan mengoperasikan kabel fiber optik sepanjang lebih dari 70.000 Km. Pada wilayah yang sama, iForte juga berhasil mengkoneksikan lebih dari 15.000 tower BTS dengan kabel fiber optik.

Indikator diatas memberikan aktualitas bagi kami sebagai penyedia layanan fiber optik terpercaya yang didesain untuk kebutuhan komunikasi kantor dan instansi lainnya. 

Tidak hanya pengalaman, iForte didukung oleh tim profesional yang memiliki keahlian unggul dan siap melayani kebutuhan konektivitas bisnis Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui:

 


sumber dari iforte.id